Jangan Biarkan Ban Mobil Terlalu Lama Kempis

Wajib periksa tekanan ban dua pekan sekali. The All State Blog

Jakarta: Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat mengendarai mobil adalah tekanan angin ban. Karena saat mobil rutin digunakan tekanan ban akan berkurang dua psi (pound square inch) tiap bulannya.

Jika dibiarkan terlalu lama kempis, maka tekanan ban akan terus berkurang. Hal ini justru menimbulkan efek negatif, seperti kerusakan dinding ban dan pelek.

Dari safety book Goodyear, kurang tekanan angin akan membuat dinding ban rusak akibat panas yang timbul, serta mengurangi kapasitas angkut beban dari ban tersebut.

Kemudian mobil juga lebih boros bahan bakar. Setiap penurunan tekanan angin sebesar 20 persen, maka konsumsi bahan bakar akan 10 persen lebih boros. Hal ini karena Anda harus menginjak pedal gas lebih dalam karena mobil terasa lebih berat.

Kemudian pelek mobil beresiko rusak, bahkan pecah. Kondisi ban yang terdeformasi, akan membuat pelek menanggung beban fungsi roda sebagai kompensasinya. Pelek juga akan terkena benturan lubang jalan karena ban yang terdeformasi terlalu banyak akibat kuranganya tekanan angin.

Tekanan ban tidak dapat dilihat dengan kasat mata atau menyentuhnya, terlebih jika ban berjenis radial. Sebaiknya gunakan alat pengukur tekanan ban, dan tambah angin ban setidaknya sekali dalam dua pekan.

(UDA)