25 Tahun Bersama Boyzone, Ronan Keating: Lebih Banyak Tangis

JawaPos.com – Setelah 25 tahun melalui susah dan senang bersama, serta berbagi kesuksesan dan panggung, boyband asal Irlandia, Boyzone memutuskan untuk bubar.

Ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/3), Keith Duffy, Mikey Graham, Ronan Keating, dan Shane Lynch menyatakan mantap untuk berpisah. Mereka akan melanjutkan karir sesuai dengan bidang masing-masing.

Namun, 25 tahun bersama bukan waktu yang sebentar. Ronan Keating mengatakan begitu banyak kenangan yang mereka alami bersama untuk menuju kesuksesan hingga usianya kini tak lagi muda, yakni 42 tahun.

Boyzone – Love You Anyway (YouTube/Boyzone)

“Aku rasa semua perjalanan adalah hal yang luar biasa. Cerita sukses kita, dan kami sangat sangat beruntung,” ujar Ronan Keating.

Bagi Ronan Boyzone sudah seperti keluarga. Tetapi, diungkapkannya, masa tersulit sekaligus terberat adalah saat harus kehilangan Stephen Gately pada 2009.

“Dari usia yang sangat belia, kami sudah berkeliling dunia dan kami suka melakukannya. Kami sangat sangat bersyukur dan ada banyak fase, hal-hal yang berbeda dengan waktu-waktu yang berbeda dalam karir. Membuat kami tertawa, membuat kami menangis. Mungkin banyak tangisnya. Aku tak tahu,” pungkas Ronan.

Oleh karenanya, berpisah adalah sebuah keputusan yang berat. Di sisi lain, harus dilakukan agar bisa masuk ke fase kehidupan selanjutnya.

Kesuksesan Boyzone digapai antara 1996-1999. Ketika itu, sejumlah hit mereka merajai Inggris hingga Asia. Generasi 80-an hingga 90-an pasti tahu lagu Picture of You, No Matter What, hingga I Love the Way You Love Me.

Sayangnya, boyband yang terbentuk 1993 ini memutuskan vakum selama 7 tahun. Tetapi, pada 2008 mereka kembali dengan hit Love You Anyway dan mencoba kembali menggapai kesuksesan yang dulu pernah dirasakan.

Baru kembali ke orbit, Boyzone langsung dipukul dengan kematian Stephen Gately yang diberitakan karena mengalami serangan jantung. Tak mau menyerah, pada 2010, mereka merilis album bertajuk Brother. Album ini juga ditujukan untuk mengenang Stephen Gately.

Kemudian, pada 2013, Boyzone kembali merilis album studio bertajuk BZ20. Album ini terjual 250 ribu kopi di seluruh dunia. Setelah itu, mereka hanya mengeluarkan sejumlah CD kompilasi. Hingga akhirnya menyatakan akan bubar pada 2018.

Sebelum bubar, Boyzone mengeluarkan album Thank You & Goodnight. Serta, menggelar tur perpisahan ke banyak negara. Salah satunya Indonesia pada 23 Maret 2019 lalu.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Aginta Kerina Barus