Akan Gelar Reunian, Jikustik Hindari Bahas Idealisme

JawaPos.com – Jikustik akan reunian di Jogjakarta pada 29 Maret 2019. Hampir 10 tahun tak bersua, mantan vokalis Jikustik, Pongki Barata mengungkapkan suasana saat mereka kembali bertemu. Apalagi, saat berpisah dulu bisa dikatakan kurang baik.

Pongki mengaku saat akhirnya bertemu kembali dengan personel Jikustik dan Icha, suasanya lebih cair. Mereka berpelukan seperti melupakan masalah idealisme yang tampaknya dahulu menjadi penyebab hengkangnya Pongki.

“Saat Kita akhirnya ketemu, kita kan pelukan. Saya tanya ‘apa kabar? anakmu gimana? Tinggal di mana?’ Karena saya nggak tahu kabar mereka sama sekali. Di situ, semua mencair. Tapi kan belum meeting.  Yang terjadi sama kami selalu berantem soal meeting lagu dan konsep. Dulu saya dan Icha selalu marah-marah, sekarang semoga aman,” kata Pongki saat jumpa pers, Selasa (12/2).

[Official Video] Jikustik – Puisi (YouTube/Jikustik)

Pernyataan Pongki dibenarkan oleh Icha, yang juga telah keluar ari Jikustik. Menurutnya, para personel Jikustik dulu kerap adu argumen ketika bicara soal musik dan konsep. Tetapi, semua tidak pernah diperlihatkan di atas panggung.

“Kita selalu bisa menyelesaikan perkara brantem dan di atas panggung bisa-bisa saja. Pernah kita nggak tegoran selama manggung. Kita sok ketawa-ketawa di depan penonton. Untuk perkara itu kita profesional tapi tolong jauhkan kita dari meja kursi,” ucap Icha.

Oleh karena itu, disatukan kembali dalam proyek reunian, Pongki berharap tidak ada masalah terkait musik dan konsep karena perbedaan pendapat. Walau diakui Pongki hingga saat ini mereka belum melakukan latihan persiapan.

“Kalau ngomong idealismenya pasti berantem lagi, jadi kita menghindar dulu. Kita fokus buat latihan untuk tanggal 29 Maret nanti. Di latihan itu lah kita fokus ngomongin teknis. Kita semua menjaga perasaan semuanya, ya mestinya karena niatnya kan udah sama,” pungkas Pongki.

Diketahui, Jikustik akan reunian di Grand Pacific Hall Jogjakarta pada 29 Maret 2019. Dalam konser ini, Jikustik akan tampil dengan format awal mereka terbentuk, yakni Pongki (vokal dan Gitar), Icha (bass dan vokal), Dadi (Gitar), Adhit (keyboard) dan Carlo (Drum).

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Aginta Kerina Barus