BTS Beri Pidato Inspiratif dalam Sidang PBB

Jakarta: Boyband Bangtan Sonyeondan (BTS) diberi kesempatan berpidato dalam Sidang Umum Perserkatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York, Senin, 24 September 2018. Dalam sidang PBB ke-73 itu, UNICEF merilis program inisiatif Generation Unlimited sebagai bagian dari strategi PBB dalam Youth 2030.

Dalam kesempatan itu, leader BTS, Rap Monster (RM) mengungkapkan pesan-pesan inspiratif.

“Sebuah kehormatan luar biasa bagi saya diundang dalam acara penting untuk generasi muda masa kini,” kata pemilik nama asli Kim Nam Joon itu, dikutip dari Soompi.

Dalam pidatonya, RM mengungkapkan pesan tentang cinta yang memiliki dampak penting terhadap generasi muda sekarang. Dia lalu melanjutkan pidatonya dengan merefleksikan pesan kampanye Love Myself yang telah dirilis BTS bersama UNICEF.

“Cinta sejati mula-mula dimulai dengan mencintai diri saya sendiri,” kata RM.

“Kita telah belajar bagaimana mencintai diri sendiri. Sekarang, saya mengimbau kalian untuk angkat bicara. Saya ingin bertanya kepada kalian, siapa nama kalian?”

“Apa yang membuat kalian senang dan membuat hati kalian berguncang? Ceritakan pada saya tentang kisah kalian. Saya ingin mendengar suara kalian. Saya ingin mendengar keyakinan kalian. Tidak peduli siapapun kalian, dari mana berasal, warna kulit, indentitas gender, bicaralah. Temukan nama kalian dan suara kalian dengan angkat bicara,” kata RM.

Sidang PBB pada Senin, 24 September 2018 waktu setempat dimpimpin Sekretaris Umum PBB Antonio Guterres, Presiden Rwakanda Paul Kagame, Utusan Pemuda PBB Jayathma Wickramanayake, Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim.

General Unlimited merupakan kerjasama global baru untuk meningkatkan peluang dan investasi bagi anak-anak dan kaum muda di usia 10-24 tahun. Program ini menyisipkan pesan ‘waktu kita, giliran kita dan masa depan tanpa batas’.

Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore menjelaskan, Generation Unlimited digagas untuk menyalurkan suara kaum muda untuk lebih didengar terutama perempuan dalam kegiatan belajar, pelatihan atau pekerjaan sesuai usia pada 2030 nanti.

Rancangan proyek pertama dimulai dari program di Argentina untuk menghubungkan para murid di area terbelakang dengan para guru melalui teknologi digital. Sebuah program di Bangladesh turut mengadakan pelatihan dalam berbagai bentuk seperti perdagangan dan program rancangan untuk pekerjaan di bidang STEM di Afrika Selatan.

(DEV)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.