Cerita Pemain Foxtrot Six Bekerja dengan Produser Hollywood

JawaPos.com – Tak bisa dipungkiri kalau Foxtrot Six diperankan oleh sejumlah aktor dan aktris Indonesia papan atas. Mulai dari Oka Antara, Julie Estele, Chicco Jerikho, Verdi Solaiman, Rio Dewanto, Arifin Putra, Mike Lewis, Aurelie Moeremans, Edward Akbar, Miller Khan, hingga Gisellma Aulasajidah.

Selain dibintangi oleh bintang-bintang Indonesia papan atas, film dengan genre action, drama, dan Sci-Fi ini mendapat sentuhan CGI seperti film Hollywood. Foxtrot Six ini juga disutradarai oleh Randy Korompis dengan Mario Kassar sebagai produsernya.

Menjadi pengalaman perdananya bekerja dengan produser hollywood sekelas Mario Kassar, Oka Antara mengungkapkan kekagumannya.

FOXTROT SIX – Official Trailer (YouTube/MD Pictures)

“Saya tumbuh dengan menonton film-film beliau (Mario Kassar), mulai dari Toy Soldier, Chaplin, Rambo, Terminator, bangga lah,” ungkap Oka yang diamini Rio Dewanto dan Verdi Solaiman saat berkunjung ke kantor Jawa Pos, Jakarta Selatan, Senin (28/1).

“Saya sempat cedera waktu bootcamp fisik, tapi berkat didukung tim Foxtrot Six, segalanya difasilitasi, saya langsung di fisioterapi segala macam saat itu. Alhamdulillah, nggak harus sampai operasi,” timpal Verdi.

Fasilitas adalah salah satu pembeda yang dirasakan Oka, Verdi, dan Rio dalam pengalamannya bekerja dengan produser dan tim kreatif luar negeri. Segala hal yang mereka butuhkan untuk menunjang kebutuhan syuting secara royal diberikan demi hasil terbaik.

“Secara produksi cukup berbeda dengan Indonesia karena ini film action. Secara makanan kita diperhatiin, dua bulan makan makanan sehat mulu dan personal trainer-nya itu dikasih satu masing-masing orang,” imbuh Oka.

Sementara itu, Rio Dewanto menyoroti kedisiplinan dalam hal waktu. Jadi, mereka syuting hanya selama 12 jam. Tidak ada lembur karena semua mematuhi aturan tersebut. Hasilnya, bagi aktor tidak merasa kelelahan dan memberikan akting yang terbaik. Meskipun, proses syuting menjadi 4 bulan.

“Syuting tuh beneran 12 jam. Jadi, kalau kita syuting dari malam sampai pagi, siang nggak ada apa-apa. Nggak ada overtime lah,” sambung Rio Dewanto.

Selain itu, semua pemain dan kru tak bisa sembarang memamerkan kegiatannya di media sosial seperti biasa. Mereka tidak bisa promosi mendahului jadwal bahkan sekadar unggah video story.

“Kerahasiaannya dijaga banget, nggak boleh memfoto di set lokasi atau video story karena itu bersangkutpautan sama copyright dia. Kita nggak boleh royal mendistribusikan foto seenak jidat kita kaya biasa,” tandas Oka Antara.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Yuliani