Demonstrasi penyerangan TNI AL pukau masyarakat Padang

Padang (ANTARA News) – Demonstrasi penyerangan dan penguasaan kembali daratan yang diperagakan jajaran Pangkalan Utama TNI Al (Lantamal) II Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pukau ratusan masyarakat yang hadir dalam gelaran tersebut.

“Peragaan tadi menambah pengetahuan serta pemahaman saya bagaimana tindakan TNI AL dalam situasi perang,” kata salah seorang warga yang menyaksikan demonstrasi Syafrizal (39) di Padang, Minggu.

Demonstrasi dalam rangka HUT TNI ke 73 tersebut dilaksanakan di laut perairan Pantai Muaro Lasak, Padang, ratusan warga tampak memadati pantai ketika demonstrasi dilakukan.

Dalam demonstrasinya TNI AL mengerahkan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yaitu KRI Kurau dan KRI Kala Hitam.

“Ilustrasinya daratan sudah dikuasai oleh musuh, maka dilakukan upaya untuk merebutnya kembali melalui laut dengan unsur KRI,” ujar Komandan Lantamal II Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman, didampingi Komandan Satuan Kapal Patroli Kolonel Laut (P) Joko Triwanto.

Baca juga: Dua KRI meriahkan peringatan HUT TNI

Skenario awalnya KRI berusaha melumpuhkan benteng-benteng dan kekuatan lawan yang nampak di daratan.

Usai benteng lawan dihancurkan, dilanjutkan dengan Raid Amfibi dari pasukan Yonmarhanlan II dengan skenario pembebasan sandera serta penghancuran sasaran ke darat.

Pelaksanaan demonstrasi yang menyita perhatian masyarakat itu berjalan sekitar 45 menit.

Sebelum demonstrasi juga digelar olahraga bersama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Saat peragaan berlangsung, perairan radius dua mil dari titik kegiatan disterilkan dari kapal lain.

“Diharapkan masyarakat Padang dapat menyaksikan langsung baik persenjataan yang dimiliki TNI maupun atraksi TNI, sehingga mengetahui profesionalisme yang dimiliki oleh TNI,” jelasnya.

Baca juga: Presiden atas nama rakyat berterima kasih pada TNI

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi pertunjukan tersebut dan mengucapkan terimakasih atas untuk pameran Alutsista yang sudah digelar.

“Ini pelajaran yang berharga bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk pengenalan dan sosialisasi kemaritiman dan laut, diharapkan menambah kecintaan masyarakat,” katanya.

Pada bagian lain, rangkaian kegiatan HUT TNI ke-73 yang digelar di Monumen Merpati Perdamaian, Pantai Muaro Lasak, Padang.

Peringatan HUT digelar tiga hari berturut-turut sejak dibuka secara resmi oleh Komandan Lantamal Padang pada Jumat (5/10), sampai Minggu (7/10).

Sejak Jumat juga telah digelar pameran Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) berupa senjata, dan peralatan lainnya.

Setidaknya ada enam tenda utama yang didirikan untuk memamerkan berbagai alutsista milik TNI Angkatan Laut, Angkatan Udara, Angkatan Darat, Polri, serta peralatan dari Kantor Pencarian dan Penyelamatan Padang, serta BMKG.

Baca juga: Pemberian penghargaan warnai peringatan HUT TNI Ke-73
 

Pewarta:
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2018