Emosi Saat Lapar? Ini Alasannya

Jakarta: Sering marah-marah atau kesal saat lapar? Ternyata, ini adalah hal yang memang dapat terjadi, menurut sebuah penelitian ilmiah yang ditemukan. Peneliti mengatakan bahwa emosi karena lapar atau dikenal dengan istilah “hanger” adalah emosi yang nyata.

Emosi karena lapar terjadi karena penurunan tiba-tiba kadar glukosa, yang dikenal sebagai hipoglikemia. Kondisi inilah yang memicu Anda merasa marah ketika lapar karena menurut peneliti, perubahan kadar glukosa dapat berdampak pada suasana hati.

Gula darah yang rendah bisa dikatakan membuat stres secara fisiologis dan psikologis yang kuat. Untuk penelitian ini, peneliti menggunakan hewan percobaan dengan menyuntikkan pemblokir glukosa dan menempatkannya di sebuah ruangan. Ini membuat hewan mengalami hipoglikemia.

Ketika hewan-hewan tersebut dapat memilih ruangan mana yang dimasuki, mereka menghindari ruangan tempat di mana mereka mengalami hipoglikemia. Perilaku penghindaran jenis ini adalah ekspresi stres dan kecemasan.

Hasil tes darah juga menunjukkan bahwa tikus yang mengalami gula darah rendah juga ditemukan lebih banyak kortikosteron, indikator stres fisiologis.

Hasil penelitian pada hewan tidak selalu berlaku untuk manusia. Tetapi, kadar glukosa darah yang rendah bisa dijadikan alasan yang sah untuk lebih emosional ketika sedang kelaparan.

(ELG)