Enam Pertanda Kecemasan Bukan Hanya Gangguan Sementara

Jakarta: Rasa cemas adalah hal yang lumrah. Namun, bila terus berlanjut, dapat membuat konsentrasi terpecah.

“Cemas adalah bagian hidup yang normal. Tetapi ketika terus berlanjut dalam banyak aspek hidup, tak hanya pada situasi tertentu, mungkin Anda punya gangguan kecemasan,” ujar Crystal I. Lee, Psy.D., pemilik LA Concierge Psychologist.

Berikut adalah pertanda kecemasan sudah tak bisa disepelekan dan menjadi gangguan mental.

1. Perasaan cemas terus muncul
Menurur Lee, kecemasan sebagai gangguan mental muncul dalam keadaan dimana seharusnya rasa itu tak muncul, seperti kumpul keluarga,

“Kecemasan Anda juga cenderung bertahan lama atau terus-menerus; sepertinya tidak pernah menghilang,” katanya.

Ketika kecemasan mulai mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan kemampuan untuk menjalani kehidupan yang memuaskan, saat itulah menjadi masalah.

2. Disertai gejala lain
Gangguan kecemasan umum (GAD) juga bisa bermanifestasi pada kondisi lain seperti nyeri otot, gelisah, dan kelelahan. Gangguan kecemasan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, termasuk diare, kram, dan nyeri ulu hati, karena tubuh selalu dalam keadaan kecemasan yang tinggi.

3. Sulit fokus
Beberapa penderita gangguan cemas mengalami hiperaktif atau attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), yang tergolong wajar. Hal ini dikarenakan mereka sering kesulitan fokus.

“Anda terus-menerus di kepala Anda dan teralihkan oleh semua obsesi dan sikap negatif yang berderak di sana. Bagi orang luar, Anda terlihat memiliki ADHD,” kata Lee.

4. Kecemasan akan rasa cemas
Ada hal-hal spesifik yang membuat cemas, seperti masa depa atau gangguan yang mendadak muncul. Namun, gangguan cemas justru mencemaskan rasa cemas tersebut. Terdengarkan melelahkan, tetapi mereka yang mengalaminya akan semakin merasa cemas.

5. Takut membuat keputusan yang salah
Bagi penderita gangguan cemas, membuat keputusan adalah hal berat.

“Gangguan kecemasan membuat Anda ragu-ragu karena Anda takut membuat pilihan yang salah,” kata Lee.

“Anda jatuh ke dalam lubang kekhawatiran tanpa akhir saat Anda memikirkan semua kemungkinan dan hasil yang tak terbatas pada keputusan Anda, dan kekhawatiran itu dapat melumpuhkan.”

6. Menghindari segala hal
“Rasa lega yang Anda rasakan dari melarikan diri dari situasi yang membangkitkan kecemasan memperkuat kecemasan,” katanya, mengomentari penderita kecemasan.

“Sebaliknya, Anda harus belajar menerima dan mengatasi kecemasan, yang mengambil kekuatannya.”

(ELG)