Film Laundry Show Suguhkan Banyak Pesan Dibalik Kelucuan

JawaPos.com – Melibatkan sejumlah stand up comedian dan pelawak, film Laundry Show diklaim tidak hanya akan membuat penonton tertawa tetapi juga memiliki banyak pesan yang disampaikan, mulai dari percintaan hingga bagaimana menjadi pengusaha.

“Kalian semua harus nonton film ini karena film ini pasti lucu. Terus banyak keragaman di film ini, ada cinta, cinta yang serius ada, cinta yang receh ada, terus perjuangan seorang pekerja kantoran yang mau jadi pengusah ada, pelajaran hidup juga ada,” ujar Gabriella Desta saat bertandang ke kantor Jawa Pos, Jakarta, Jumat (18/1).

Demikian juga disampaikan Mamat Alkatiri. Menurut stand up comedian ini, Laundry Show mengandung unsur persatuan karena berusaha menggambarkan sejumlah suku yang ada di Inonesia.

LAUNDRY SHOW – Official Trailer Boy William, Gisella Anastasia – 7 Februari 2019 hanya di Bioskop (YouTube/MVP Pictures ID)

“Yang paling penting sebenernya film ini menunjukan persatuan Indonesia. Karena, semua suku ada di film ini, dengan dialognya masing-masing. Ada Pupua, Bali, Betawi, Jawa, Sunda, Batak, Melayu bahkan ada,” imbuh Mamat.

Sementara itu, buat Boy William, Laundry Show dapat membangkitkan semangat setiap orang yang ingin membuat suatu usaha saat melewati suatu tantangan  jatuh bangun dalam hidup. Dan saling menghargai satu sama lain. Sebab, setiap manusia memiliki masalahnya masing-masing.

“Pesannya mungkin jangan nyerah, meski banyak tantangan di dalam membuat sebuah usaha. Dalam kehidupan jangan nyerah, cari jalan keluarnya. Di hidup ini semua orang itu nggak sama, bisa dilihat dari karakter-katakter karyawannya tetapi harus memahami satu sama lain. Di sini, ada sisi kekeluargaannya juga meski tidak ada hubungan darah, pungkas Boy.

Film Laundry Show mengisahkan Kokoh (Boy William) yang bosan bekerja kantoran. Sehingga, dia memutuskan menjual mobilnya dan membuka usaha laundry.

Tanpa pengetahuan yang cukup, Kokoh pun mengalami banyak masalah di tengah jalan. Tetapi, dia memutuskan tetap bertahan dan berusaha. Hingga, tiba-tiba datang pesaing bisnis, yakni seorang wanita bernama Agustina yang diperankan oleh Gisella Anastasia.

Konflik kembali muncul saat Kokoh dihadapkan pada pilihan antara mempertahankan cintanya atau usaha laundry-nya. Penasaran akhirnya? Film yang sutradarai oleh Rizki Balki dan penulis skenario Upi ini akan tayang pada 7 Februari 2019 mendatang

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Aginta Kerina Barus