Hari Musik Nasional, Saatnya Peduli Lagu Anak dan Nasional

JawaPos.com – Dibandingkan terjebak pada perdebatan mengenai draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Permusikan, musisi era 90-an, Ria Enes mengingatkan momentum Hari Musik Nasional baiknya dipakai untuk mencintai musik nasional.

Menurut Ria, lagu nasional sudah mulai tersingkirkan perlahan. Kenyataannya, tidak sedikit anak-anak milenial yang tidak tahu dan tidak hapal dengan musik-musik nasional dan lagu anak.

“Dulu saya hapal lagu daerah itu dari kegiatan pramuka. Jadi, menurut saya kenapa tidak ditetapkan sekolah dasar, setiap anak harus bisa hapal atau tahu lagu musik nasional,” kata Ria Enes pada JawaPos.com, Sabtu (9/3).

Suzan & Kak Ria Enes – Suzan Punya Cita Cita [OFFICIAL] (YouTube/Supranada [OFFICIAL])

Oleh karenanya, orang tua dan sekolah memiliki peran penting untuk mengenalkan anak pada lagu-lagu anak dan nasional. Mengingat, media saat ini kurang memberikan ruang untuk lagu anak ataupun lagu nasional.

“Peran sekolah penting ya. Karena saat ini, saya sering menemukan anak-anak saat harus menyanyikan lagu Lihat Kebunku contohnya, mereka itu mikir. Kalau di rumah orangtua kan bisa nemperkenalkan lewat YouTube juga bisa,” ujar Ria.

Bahkan, Ria menyarankan sekolah mempunyai kurikulum khusus untuk mengenalkan anak pada lagu nasional, lagu daerah, dan juga lagu anak.

“Berharap kuruikulum di sekolah-sekolah, SD, SMP, SMA, itu ada target tertentu untuk musik nasional, atau musik minimal yang legend. Sehingga, dia tidak awam untuk lagu anak atau musik nasional,” pungkas Ria.

Diketahui, tanggal 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Sayangnya, tahun ini, sempat diwarnai mengenai perdebatan RUU Permusikan.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Aginta Kerina Barus