Jadi Vokalis Baru Nidji, Ubay Mengaku Tak Sulit Menyesuaikan Diri

JawaPos.com – Band Nidji kembali setelah sempat vakum kurang lebih selama setahun. Nidji kembali dengan vokalisnya yang baru yang akan meneruskan karir Nidji yang sudah berjalan selama 17 tahun.

Setelah melakukan serangkaian audisi dari Desember 2018, Nidji akhinya memilih Ubay atau Muhammad Yusuf Nur Ubay menjadi vokalis baru menggantikan posisi Giring Ganesha.

Dibeberkan gitaris Nidji, Rama, terpilihnya Ubay bukanlah hal yang mudah. Sebab, awalnya mereka harus menyeleksi 2.200 video yang masuk, hingga akhirnya menjadi 10 finalis. Kemudian, mereka harus berkolaborasi bersama di atas panggung.

Jadi Vokalis Baru Nidji, Ubay Mengaku Tak Sulit Menyesuaikan DiriFormasi baru Nidji dengan Ubay sebagai vokalis, menggantikan posisi yang ditinggalkan Giring Ganesha. (Aginta Kerina/JawaPos.com)

“Sebelum kita manggung malem juga kita ngerasain bahwa mana yang cocok yang menjadi vokalis dari Nidji. Dan kemarin setelah selesai manggung, akhirnya kita diskusi sangat berat juga, terpilihlah Ubay,” papar Rama saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Salatan, Rabu (6/2).

Beruntung, setelah terpilih, Ubay mengaku tak merasa kesulitan untuk beradaptasi dengan band yang sudah melekat dengan imej Giring tersebut.

“Kalau untuk menyesuaikan, saya orangnya gampang banget beradaptasi. Alhamdulillah, semua karakter dari abang-abang saya ini semuanya mantul (mantap betul),” kata jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol tersebut.

Apalagi, Ubay mengungkapkan, sebagai salah satu fans Nidji, saat masih ngeband dirinya juga pernah beberapa kali menyanyikan lagu dari Nidji.

“Dulu saya pernah ngeband pake spektrum itu dan saya bawain lagu dari Nidji juga. Kalau Nidji dari dulu emang udah suka,” lanjut Ubay.

Rama juga sebagai gitaris Nidji mengatakan ada beberapa kriteria yang membuat Nidji memilih Ubay untuk menjadi penerus Giring. Salah satunya karena bisa main saxophone.

“Saya lihat videonya dia main saxophone, karakter sih kita liatnya kemarin sempet main di panggung gimana kita liat chemistry-nya,” pungkas Rama.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Aginta Kerina Barus
Copy Editor : Fersita Felicia Facette