Kata Ridwan Kamil dan Arief Yahya Saat Meresmikan Sudut Film Dilan

JawaPos.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Menteri Pariwisata, Arief Yahya meresmikan Sudut Film Dilan atau Dilan Corner di Taman Saparua, Kota Bandung. Sekitar pukul 08.30 WIB, kedua pemimpin tersebut meletakkan batu pertama bersama Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla selaku perwakilan pemain film Dilan 1991.

Meski Sudut Film Dilan itu belum sepenuhnya selesai, nantinya, taman tersebut direncanakan selesai pada akhir tahun. Hari ini, secara simbolis taman tersebut diresmikan berbarengan dengan premiere film Dilan dengan tiket spesial yang seharga sepuluh ribu rupiah.

“Hari ini kita mulai sebuah rencana Sudut Film Dilan atau Dilan’s corner, saya terima masukan dari Pak Menteri. Dilan corner ini adalah ruang publik kecil di Taman Saparua untuk dijadikan taman literasi,” ungkap Ridwan Kamil sebelum peletakkan batu pertama.

Ia mengatakan taman literasi ini bisa dipakai secara positif untuk membahas sastra, menulis novel-novel, dan mendiskusikannya. “Seperti inspirasi novel Dilan yang dikonversi menjadi film. Mudah-mudahan bisa mencapai kesuksesan literasi,” sambungnya.

Rencananya, Sudut Film Dilan atau Dilan’s Corner itu berisi tempat dan meja untuk membaca buku. Juga ada perpustakaan dan aksesori pendukung untuk mengenang film Dilan.

“Saya akhirnya datang ke tempat yang disebut Sudut Film Dilan. Film itu sangat berpengaruh sama pariwisata dan saya yakin ini akan didatangi para wisatawan,” sambung Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Sementara itu, pemeran Dilan, Iqbaal Ramadhan antusias dan tak menyangka dengan keramaian masyarakat yang antusias menyambut Dilan 1991 keliling Bandung. Iqbaal berharap, dengan adanya Sudut Film Dilan masyarakat juga bisa terinspirasi melahirkan karya sastra.

“Kalau dari saya pribadi bangga sama film ini. Diapresiasi sangat luar oleh Gubernur dan Pak Menteri serta masyarakat Bandung juga antusias banget ya. Nanti kalau udah dibangun nggak cuma masyarakat bisa ke sini baca buku tapi bisa terinspirasi nulis buku kaya Ayah (Pidi Baiq) dan bikin film,” tandas Iqbaal.

Editor           : Nurul Adriyana Salbiah
Reporter      : Yuliani