Kemenhub Cek Sarana Prasarana Pelabuhan Pasca Tsunami Palu

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengecek sarana dan prasarana pelabuhan pasca tsunami usai gempa 7,4 magnitudo di Palu, ibu koya Sulawesi Tengah. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Agus H. Purnomo telah memerintahkan jajarannya mengecek sarana dan prasarana transportasi laut di Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu dan sekitarnya.

“Sejauh pengecekan yang telah kami lakukan, dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Palu dan sekitarnya seperti Pelabuhan Ampana dilaporkan aman, Pelabuhan Luwuk Aman,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, Jumat malam (28/9/2018).

Selain kedua pelabuhan tersebut, terjadi kerusakan akibat gempa di Pelabuhan Ogoamas berupa adanya retak di Talaud dan terjadi pergeseran dermaga ke sisi kanan sepanjang 3 cm.

“Kami belum mendapatkan laporan dari Pelabuhan Palu, Pantoloan dan Donggala karena jaringan komunikasi terputus akibat gempa,” terang Dirjen Agus.

Agus meminta agar jajarannya di lokasi gempa untuk tetap waspada terhadap gempa susulan yang masih terjadi sewaktu-waktu dan menginstruksikan untuk terus melakukan pengawasan dan pengecekan adanya kerusakan pasca gempa bumi di pelabuhan.

Sementara itu, sesuai arahan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Ditjen Perhubungan Laut akan membentuk Quick Response Team yang langsung diterjunkan ke lokasi bencana gempa bumi tersebut.

“Kami telah membentuk Quick Respone Team untuk membantu memberikan pertolongan bagi korban gempa. Saya juga menginstruksikan agar UPT di sekitar wilayah bencana gempa tersebut untuk memberikan pertolongan sebagai bagian dari Quick Response Team Ditjen Perhubungan Laut,” ujar Dirjen Agus.

Kapal Patroli

Agus menambahkan kapal patroli kelas I dan kelas II dari KSOP Bitung dan Pangkalan PLP Bitung sebagai bagian dari Quick Response Team siap siaga untuk membantu musibah gempa bumi tersebut.

Sebagai informasi, Ditjen Perhubungan Laut juga menyiapkan posko khusus untuk memantau perkembangan musibah gempa tersebut dengan lokasi di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan yang mulai beroperasi besok (29/9/2018).

Terakhir Agus menyampaikan rasa duka mendalam terhadap terjadinya musibah gempa bumi yang terjadi di Sulawei Tengah dan sekitarnya tersebut.

“Gempa di Sulawesi Tengah khususnya di Kota Palu dan sekitarnya tentu meninggalkan efek dan trauma bagi warga. Semoga warga kota Palu dan sekitarnya dalam kondisi selamat pasca gempa tersebut,” tutur Agus. (hns/hns)