Kodaline Gelar Konser Tunggal Pertamanya di Indonesia

JawaPos.com – Grup band asal Irlandia, Kodaline akan menggelar konser tunggal perdana di Indonesia. Konser bertajuk ‘Politics of Living Tour 2019’ itu akan digelar di Istora Senayan, Jakarta Selatan pada 1 Maret 2019 mendatang.

Melalui siaran pers yang diterima JawaPos.com pada Jumat (28/12), band yang beranggotakan, Steve Garrigan (Vocal), Mark Prendergast (Guitar), Jason Bolan (Bass) dan Vincent May (Drum) ini siap mengguncang Indonesia.

‘Politics of Living tour’ digelar mulai dari bulan Oktober 2018 berawal dari Eropa dan akan singgah di Asia mulai Febuari 2019 nanti. Indonesia beruntung berada dalam daftar negara-negara di Asia yang akan mereka singgahi.

GUDlive dan TerasKonser berkolaborasi dengan Collective Touring, yang akan membawa band yang hits dengan single ‘All I Want’ ini ke Jakarta di tahun politik. “Bentuk kolaborasi ini bertujuan untuk membuktikan bahwa dunia konser di Indonesia sangat banyak peminatnya, meskipun banyak isu politik yang sekarang beredar namun musik bisa menyatukan kita semua,” ucap Bimo, perwakilan GUDlive.

Hal itu senada dengan yang diucapkan JS Pratomo selaku Founder TerasKonser yang juga salah satu promotor percaya, “Walaupun dengan adanya isu politik ini, Indonesia akan tetap aman dalam mendatangkan artis internasional lainnya,” ujar JS Pratomo.

Tiket Konser Kodaline ‘Politics of Living Tour’ sendiri akan mulai dijual pada tanggal 9 Januari 2019 secara online. Harga tiket presale ini dijual mulai Rp 600 ribu hingga Rp 1,150 juta mulai dari kelas tribune hingga VIP.

Diketahui, Kodaline telah menyelesaikan tour di tahun 2016 dan kembali ke dapur rekaman. Kodaline kembali membawa
angin segar dengan mengeluarkan single ‘Brother’ di tahun 2017. Rilisnya single ini kemudian diikuti oleh ‘Follow Your Fire’ dan ‘Shed a Tear’ yang berhasil menjadi OST TV Series God Friended Me di tahun 2018.

Hingga akhirnya sebuah album berisi 12 lagu diproduksi oleh Kodaline dengan judul ‘Politics of Living’ yang resmi dirilis pada tanggal 28 September 2018.

Editor      : Nurul Adriyana Salbiah
Reporter : (yln/JPC)