Komedi Satir Ringan, Film Preman Pensiun Obati Kerinduan Penonton

JawaPos.com – Sukses dengan sinetron, Preman Pensiun diangkat ke layar lebar. Masih dibintangi oleh pemain yang sama, film Preman Pensiun diharapkan bisa mengobati kerinduan penonton.

“Kami sangat antusias pas ditawari untuk main lagi di Preman Pensiun. Apalagi, kalau kemarin cuma sinetron, sekarang ini difilmkan. Sekarang kerinduan penonton itu dijawab dengan kembalinya kami lewat film,” ujar Epy belum lama ini.

Mohammad Soufan, EVP Production Operation MNC Pictures selaku produser film mengungkapkan kesuksesan sinetron Preman Pensiun di luar ekspetasi. Bahkan, tokoh-tokoh dalam Preman Pensiun juga sangat melekat di masyarakat. Alasan itu lah yang melandasi Soufan ingin membuat sesuatu yang lebih dari sinetron.

“Sinetron mendapat engagement kuat dari masyarakat sehingga kita membuat satu dua tiga. Kita juga nggak menyangka bisa sesukses ini. Bukan cuma menjadi tontonan saja tapi juga jadi ikon bagi masyarakat Jabar,” ujar Muhammad Soufan usai screening Preman Pensiun di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Kesuksesan Preman Pensiun diketahui tak lepas dari sosok kang Bahar yang diperankan Didi Petet yang kini sudah tiada. “Itu juga tidak lepas dari almarhum kang Didi Petet,” tambah Soufan.

Tak ada perubahan dalam komposisi pemain dan sutradara Preman Pensiun. Namun, cerita difokuskan pada kehidupan para preman yang sudah pensiun selama tiga tahun.

Kisah dalam film Preman Pensiun juga dibuat lebih kompleks namun tidak meninggalkan ciri khas versi serial televisinya. Komedi satir dikemas dalam dialog-dialog yang ringan dan pas.

Serial Preman Pensiun juga berhasil membuat banyak warga Jawa Barat terhibur dengan jalan ceritanya. Soufan bahkan mendengar bahwa banyak preman yang menjadi pensiun usai menonton serialnya.

“Banyak preman jadi bertobat setelah nonton Preman Pensiun. Itu juga tidak lepas dari Almarhum Kang Didi Petet,” pungkas Soufan.

Editor           : Nurul Adriyana Salbiah
Reporter      : Yuliani