Lama tak Terlihat, Marcell Darwin Ajak Yuki Kato Nikah Yuk

JawaPos.com – Film drama romantis akan hadir di bioskop-bioskop tanah air tahun ini. Dua artis peran, Marcell Darwin dan Yuki Kato siap beradu akting dalam sebuah film drama komedi, Nikah Yuk.

Film garapan Lens Cinema itu juga baru saja merilis poster terbarunya. Sesuai dengan konsepnya, film yang mengambil latar Jepang itu pun kental dengan sentuhan dan suasana Jepang.

Selaku sutradara, Adhe Dharmastriya mengemas cerita dalam film Nikah Yuk cukup sederhana agar bisa dengan mudah diterima penonton. Film tersebut juga memiliki maksud untuk menyampaikan tentang fenomena pernikahan, baik itu pernikahan berbeda budaya, pernikahan beda usia dan pernikahan dini.

“Cerita Nikah Yuk sederhana bisa dinikmati semua orang. Kami mengemas ke dalam genre romantic comedy, di mana kita bisa terharu, baper sedih, dan tertawa saat nanti menyaksikan film ini,” kata Adhe Dharmastriya dalam siaran pers yang diterima JawaPos.com, Selasa (9/4). Poster film Nikah Yuk yang dibintangi Marcell Darwin dan Yuki Kato. (Instagram/marcelldarwin)

Berbagai aktor dan aktris kenamaan ikut turut serta dalam film romantis komedi itu. Di antaranya adalah Yuki Kato, Marcell Darwin, Roy Marten, dan Aliyah Faizah. Yuki Kato yang berperan sebagai Lia yang merupakan komikus diterbangkan langsung untuk menjalani workshop membuat komik di Jepang.

“Untuk mendapatkan hasil maksimal, kita menyiapkannya dengan matang dan hati-hati. Para pemain, seperti Yuki kita siapkan untuk mengikuti workshop membuat komik agar menyatu dengan karakternya,” kata Adhe Dharmastriya.

“Lia adalah seorang komikus, dan Jepang adalah salah satu kiblat komik. Selain itu, kita juga kerjasama dengan Jepang. Bisa dibilang ini produksi dua negara,” tambah sang produser Dwi Akraniza Aprilia.

Dwi Akraniza Aprilia mengatakan bahwa film yang akan rilis di awal tahun 2019 ini akan jadi momen spesial bagi pasangan. Bukan hanya pasangan yang sudah menikah atau belum, namun yang belum memiliki pasangan.

“Jatuh cinta itu biasa. Menikah itu luar biasa. Menikah itu bisa dibilang puncak dalam hubungan asmara, maka itu kita mencoba menangkap momen tersebut ke dalam film. Dan akan jadi momen spesial bagi mereka pasangan yang belum atau sudah menikah. Melihat film ini seperti bercermin diri sendiri,” tandas Dwi.

Editor : Novianti Setuningsih

Reporter : Yuliani