Love Festival 2019 akan Tampilkan Perjalanan 9 Band Bertahan

JawaPos.comLOVE Festival kembali hadir di 2019 dengan tema Perjalanan, Cinta, Persahabatan dan Perpisahan melalui LOVE FESTIVAL Vol.3, Love is Live, 9 Concerts in 1 Night. Berbeda dari tahun sebelumnya, festival kali ini lebih mengedepankan tutur cerita.

“Tahun lalu more power temanya perempuan. Di sini lebih ke story, jadi audience yang datang punya value, yang manggung juga dapat value,” ungkap Project and Creative Director Berlian Entertainment, Dino Hamid di Grand Indonesia, Selasa (15/1).

Hype Festival bersama Berlian Entertainment dan Panorama Live kali ini ingin menghidupkan kisah yang dirangkum dalam 3 stage, yakni Love Stage, Hope Stage dan Passion Stage. Nantinya, konser ini akan dihelat pada Jumat, 8 Februari 2019, berlokasi di Jakarta Convention Center (JCC).

Gigi – Kepastian Yang Ku Tunggu (Video Clip) (YouTube/gigiVEVO)

“Nantinya akan ada tiga panggung untuk 9 konser, Love, Passion dan Hope,” sambung Managing Director Hype Festival, Christian Soeseno.

Dalam LOVE FESTIVAL Vol.3 kali ini, 9 band ternama tanah air yang telah menorehkan sejarah dan mencuri hati para pecinta musik dalam perjalanan hidup mereka akan tampil di satu hari yang sama melalui 3 panggung berbeda.

Cerita festival akan dimulai dari kisah klasik perjalanan dan persahabatan yang diwakili oleh band Gigi yang berhasil menjaga kreativitas dan eksistensi mereka selama 24 tahun di dunia musik Indonesia melalui dua puluh album yang telah dirilis. Dalam Love Festival Vol. 3, Gigi akan tampil dari formasi awal hingga kini sebagai bukti solid persahabatan mereka.

Chapter Perjalanan lainnya di Love Fest Vol. 3 adalah suguhan musik yang penuh dengan inspirasi dari Padi Reborn. Mereka akan mempersembahkan penampilan musik yang berbeda dan spesial dengan tema Love and Harmony setelah sekian lama vakum dari dunia musik.

Sementara di tahun 2010, Element memutuskan untuk vakum dari industri musik juga akan kembali di panggung Love Festival 2019. Element Reunion berhasil mengumpulkan semua personilnya dan menghasilkan satu buah single di tahun 2018.

Tujuh belas tahun berkarya di blantika musik Indonesia, telah melewati banyak cerita, inilah cerita Maliq & D’Essentials. Duo Puradiredja merayakan ulang tahun perjalanan dan persahabatan dan berkarya mereka di tahun yang ketujuh belas nanti dalam pagelaran seru penuh kejutan, di mana Maliq & D’Essentials akan menampilkan formasi awal mereka berkarir featuring Ifa Fachir dan Satrio yang akan tampil menyemarakan 17 tahun Maliq & D’Essentials khusus dipersembahkan untuk Love Festival Vol. 3.

Persahabatan tentunya selalu kekal melewati banyak cerita suka dan duka. Bermusik bukan hanya karir namun menjadi sebuah cerita yang lebur dalam rasa kekeluargan dan saling berbagi untuk selalu menghadirkan senyum di antara mereka. Inilah yang ingin disampaikan oleh Project Pop, 5 bodies 6 souls dalam Love Festival Vol. 3.

Meskipun formasi sekarang hanya berlima, Yosi, Udjo,Gugum, Odie dan Tika tanpa kehadiran mendiang O’on, tapi curahan jiwa atau spirit pada saat menghibur di atas pentas tetaplah sama saat mereka tampil dengan segenap spirit ber-enam, we are Project Pop, 5 bodies 6 souls.

Tak lupa nostalgia bersama Badai, Kerispatih dan Sammy Simorangkir. Kerispatih akan menampilkan pertunjukan spesial setelah sekian lama berpisah di Love Festival Vol.3.

“Konsepnya spesial colaboration kalau dibocorin nggak surprise pokoknya akan surprise,” ungkap Sammy Simorangkir.

Tidak hanya itu, Love Festival akan menampilkan Suar bersama Pure Saturday. Band pelopor musik indie yang dicintai hingga kini oleh pencinta musik tanah air ini akan tampil bersama lagi. Para fans akan dapat memuaskan rasa rindu mereka mendengarkan lagu-lagu dengan suara original Suar yang telah lama vakum dari panggung musik tanah air.

Selain itu masih ada penampilan Yovie & Nuno bersama Audy. Juga penampilan terakhir Giring bersama Nidji.

Tiket dapat diperoleh secara online hanya di www.lovefestindo.com. dengan rincian, Platinum Rp 1,5 juta, Gold Rp 750 ribu, Silver Rp 600 ribu, Festival Rp 500 ribu.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Yuliani