Melalui ‘Vibrasi (Dua Arah)’ Nidji Ajak Berserah pada Tuhan

JawaPos.com – Menyambut bulan suci Ramadan, band Nidji merilis single religi berajuk Vibrasi (Dua Arah). Lagu ini istimewa buat Nidji karena merupakan single religi pertama mereka dengan formasi baru, yakni ketambahan Ubay pada vokal.

Ubay mengatakan tak mudah menyanyikan Vibrasi (Dua Arah). Sebab, ia sempat tersentil dengan lirik yang sangat relate dengan kehidupannya dahulu. Jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol ini mengaku sempat jauh dari Tuhan karena fokus mengejar mimpinya.

“Dulu saya orang yang kurang bersyukur, terlalu fokus bekerja keras sampe ngerasa jauh dari Tuhan. Tapi, akhirnya ada satu titik di mana saya coba ngejalanin hidup dengan lebih ikhlas, tetep berusaha, dan berdoa. Setelah itu, saya berserah diri kepada Tuhan. Nggak nyangka ternyata ketika saya lakuin itu semua, banyak banget rezeki yang Tuhan kasih ke saya,” ungkap Ubay dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Jumat (19/4).

Lagu yang secara tak langsung mengajak untuk berserah pada Tuhan ini, diakui gitaris Nidji, Ariel, ditulisnya berdasarkan pengalaman spiritual pribadi saat menghadapi situasi sulit. Tepatnya, ketika Nidji harus tiba-tiba vakum. Tetapi, perlahan Ariel sadar kuncinya adalah ikhlas dan bersyukur.

“Lagu Vibrasi (Dua Arah) ini hasil pengalaman spiritual saya menghadapi situasi sulit saat Nidji tiba-tiba harus vakum. Dari situ saya berfikir ternyata situasi sulit itu hanya sementara, ilusi dari keadaan pikiran manusia yang belum bersinergi dengan Tuhan semesta alam. Kunci untuk secepatnya agar bisa keluar dari kesulitan itu ternyata dengan ikhlas, bersyukur, action, dan ditutup dengan berserah diri,” ungkap Ariel.

Sementara itu, musiknya dibuat dengan bantuan Rama. Kemudian, diaransemen dengan bantuan co-produser Nidji, Dimas Mufli Utomo. Jadilah, lagu religi yang kental dengan nuansa pop dan memiliki makna yang dalam, yakni mengingatkan untuk selalu ikhlas dan berserah diri setelah berusaha melakukan yang terbaik.

Editor : Novianti Setuningsih