Memilukan, Dian Pramana Poetra Sempat Menangis Saat Kesehatan Menurun

JawaPos.com – Dian Pramana Poetra meninggal dunia pada Kamis (27/12) setelah kalah melawan kanker darah stadium akhir yang menggerogoti tubuhnya. Sebagai sahabat, Deddy Dhukun sempat mendampingi Dian Pramana Poetra saat kondisi sang musisi benar-benar menurun.

Deddy pun berbagi cerita menyedihkan yang dilalui bersama Dian di rumah sakit. Menurutnya, almarhum sempat menangis saat kondisinya semakin menurun.

“Pada saat saya cium, dia nangis. Katanya ‘Om Deddy ini gimana?’ Sabar Om Dian, saya bilang. ‘Mata saya kabur nggak bisa lihat’, dia bilang sambil nangis,” ungkap Deddy Dhukun saat ditemui di Pemakaman Wakaf Ibadur Rahman, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (28/12).

Memilukan, Dian Pramana Poetra Sempat Menangis Saat Kesehatan MenurunDian Pramana Poetra dimakamkan satu liang lahat dengan ayahnya. (Yuliani NN/JawaPos.com)

Melihat sang sahabat begitu putus asa melawan penyakitnya, Deddy Dhukun pun memberi kekuatan. Dia juga tak henti mendoakan sahabat baiknya tersebut.

“Akhirnya kita kasih spirit. Kita kasih hati yang besar. Kita bilang ‘sabar Om Dian, sabar. Ini jalan yang terbaik semoga Om Dian sembuh’,” imbuh Deddy Dhukun.

Deddy Dhukun juga menceritakan bahwa kesehatan Dian Pramana Poetra telah menurun drastis sejak beberapa hari terakhir. Hemoglobin dalam tubuhnya sangat rendah, yakni hanya mencapai angka 4. Keadaan tersebut membuat tim dokter sangat khawatir. Namun, almarhum menolak keras untuk mendapat tindakan medis.

“Dokternya datang, bilang, ‘kalau kamu nggak diinfus bahaya lho, bisa wafat lho, karena HB-nya rendah sekali’. Terus, akhirnya dia nurut. Tapi selalu gitu, ‘kita pulang aja yuk’, ” tutup Deddy Dhukun.

Editor      : Novianti Setuningsih
Reporter : (ce1/yln/JPC)