Naskah Episode Baru Bocor, Tim Produksi Drama Sky Castle Lapor Polisi

JawaPos.com – Saking populernya drama Sky Castle, naskah untuk episode berikutnya, yakni episode 17 dan 18 bocor dan tersebar secara online pada Rabu (16/1). Tak ingin tinggal diam, tim produksi drama garapan JTBC ini telah meminta investigasi polisi terkait kasus tersebut.

Pada Kamis (17/1), tim produksi mengeluarkan pernyataan resmi tentang permintaan mereka untuk menginvestigasi kejadian tersebut kepada polisi. Pasalnya apa yang terjadi sudah termasuk ke dalam hal yang ilegal dan merugikan.

“Kami secara resmi telah mengajukan permintaan untuk investigasi mengenai peredaran naskah secara ilegal. Sebab saat ini naskah masih beredar secara online, kami sudah memperingatkan agar tidak menyebarkannya lagi secara ilegal demi melindungi hak pemirsa,” ujar tim produksi seperti dilansir dari Soompi.

Dalam pernyataan tersebut, tim produksi juga menegaskan bahwa kebocoran naskah secara ilegal dan peredaran naskah tersebut merupakan tindakan pelanggaran hak cipta dari karya kreatif penulis. Selain itu, hal tersebut juga dapat menurunkan antusiasme penonton yang sedang menantikan kelanjutan cerita drama yang tayang setiap Jumat dan Sabtu ini, termasuk tim produksi.

“Kami mengajukan permintaan kepada polisi unit invesitgasi kejahatan dunia maya. Setelah penyelidikan menyeluruh dari sumber kebocoran bagi pelaku yang menyebarkan, kami akan meminta pertanggungjawaban pidana dan perdata karena penyebaran naskah secara ilegal adalah pelanggaran hukum berat,” pungkasnya.

Drama Sky Castle sendiri bercerita tentang empat orang wanita yang tinggal di sebuah lingkungan mewah bernama Sky Castle. Mereka mencoba membuat suami mereka lebih sukses dan membesarkan anak-anaknya seperti pangeran dan putri.

Di awal penayangannya, drama tersebut hanya mencetak rating 1,7 persen. Namun seiring dengan penayangannya dan jalan cerita yang dinilai menarik serta pengembangan yang melanggar aturan, rating drama ini pun bisa mencapai 21 persen.

Editor           : Deti Mega Purnamasari