Ngebet Operasi Plastik Tapi Nggak Punya Uang? Begini Caranya

Jakarta – Mempercantik diri dengan operasi plastik mungkin menjadi keinginan sebagian orang. Namun, keinginan itu bisa tumbang seketika ketika mengetahui biaya untuk rombak muka itu mahal.

Jangan khawatir. Ada cara untuk menyiasatinya.

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi Andy Nugroho mengatakan, beratnya beban biaya operasi plastik bisa diatasi dengan kartu kredit. Apalagi, saat banyak kartu kredit dengan masa pelunasan sampai 12 bulan dengan bunga rendah.



Dia menerangkan, jika biaya operasi plastik sekitar Rp 30 juta, maka cicilan yang harus dibayarkan tiap bulannya sekitar Rp 2,5 juta hingga Rp 2,6 juta.

“Misalnya Rp 30 juta, dibagi 10 aja Rp 3 juta, bagi 12 mungkin Rp 2,5 jutaan, Rp 2,6 juta,” kata dia kepada detikFinance, Rabu (3/10/2018).

Lanjutnya, dalam perencanaan keuangan, beban pengeluaran maksimal 50% dari pendapatan yang diterima. Khusus operasi plastik, sebaiknya memakan alokasi 30% dari pengeluaran, sisanya untuk menutup kewajiban lain seperti cicilan mobil atau rumah.

“30% itu Rp 2,6 baru dari operasi plastik, belum cicil mobil, rumah. Kalau ditotal sampai 50% dari penghasilan boleh nggak, kalau sudah terlanjur nggak boleh dibatalin, kosekuensinya ada pos-pos lainnya nggak tercukupi sampai beberapa bulan ke depan,” jelasnya.

Dengan cicilan Rp 2,6 juta atau mencakup 30% dari total penghasilan, dia mengatakan, penghasilan seseorang untuk operasi plastik paling tidak sekitar Rp 9 juta per bulan.

“Iya betul (Rp 9 juta),” ujarnya.

Cara lain, kata Andy, berharap pada bonus yang diberikan perusahaan. Sebab, ada perusahaan yang menggaji karyawannya tidak besar, tapi jor-joran saat memberikan bonus.

“Kan ada beberapa orang ada karyawan tapi bonusnya gede,” tutupnya. (dna/dna)