Parjo Naik Kelas ke Pekan Raya Indonesia

Shopee Parjo Red Carpet naik kelas dibandingkan Parjo biasanya. Medcom.id/Ekawan Raharja

BSD City: Citra Pasar Jongkok (parjo) otomotif yang pengunjung harus berpanas-panasan tidak ada lagi di Shopee Parjo Red Carpet. Karena kini para pelapak ini sudah naik kelas ketika berpameran di Pekan Raya Indonesia (PRI).

Pendiri Parjo, Agus Gusno, menjelaskan Parjo sudah digelar selama tujuh tahun. Sedangkan tahun ini adalah pertama kalinya mereka ikut Pekan Raya Indonesia.

“Karena tahun ini bisa masuk indoor. Kami ingin anggota kami yang tidak bisa pameran di indoor seperti di Indonesia Convention Exhibtion (ICE) maka bisa ikut dengan Parjo sebagai fasilitator,” ujar Gusno Kamis (27/9/2018) di ICE, BSD City, kepada Medcom.id.

Selain itu dengan ikut serta di PRI, dia ingin para pengerajin lokal yang menjadi anggota Parjo bisa lebih dikenal. Tidak hanya dikenal di skala nasional, bahkan sampai di mancanegara.

Shopee Parjo Red Carpet memang tidak sepadat dan sebesar Parjo biasanya. Kali ini hanya diikuti 50 peserta pameran. Selain itu mereka juga menghiasi hall 10 dengan menghadirkan 70 mobil dan 60 sepeda motor custom dari 35 builder.

“Biar semakin seru, kita akan bawa satu sepeda motor best pick sesama builder untuk pameran di Verona Italia.”

PRI merupakan kegiatan yang sudah berlangsung selama dua tahun belakangan ini. Tahun ini memang sengaja menggandeng Parjo sebagai inovasi mereka di tahun ini untuk berpameran dari 27 September  Р7 Oktober 2018.

“Setiap tahunnya kami terus berinovasi dengan menghadirkan rangkaian kegiatan baru yang belum pernah hadir sebelumnya. Tahun ini kami kembali menjalankan misi kami, membawa wadah untuk usaha mikro dan menengah di Indonesia agar dapat berkembang skala bisnisnya,” tutur Presiden Direktur Indonesia International Expo, Ryan Adrian, dikesempatan yang sama.

(UDA)