Perbaikan SPBU yang Rusak Akibat Gempa-Tsunami Palu Hampir 90%

Jakarta – PT Pertamina telah mengoperasikan 32 SPBU dari total 36 SPBU di wilayah terdampak gempa di Sulawesi Tengah, atau hampir 90%. Angka tersebut merupakan yang tercatat per Sabtu (6/10).

Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas’ud Khamid menyebutkan, pada kemarin pihaknya sudah memulihkan layanan BBM di 5 SPBU di Kota Palu, yakni SPBU Jl M. Yamin, SPBU Jl. Kyai Hajar Dewantara, SPBU Jl Ngurah Rai, SPBU Soekarno Hatta dan SPBU Dewi Sartika.

Dengan tambahan tersebut, total SPBU yang beroperasi di Palu menjadi 15 unit dari 17 SPBU yang ada.

“Di Palu, tinggal dua SPBU yang sedang proses pemulihan yakni SPBU Cumi-cumi dan Mamboro, karena rusak berat, dan ditargetkan Senin atau Selasa sudah pulih kembali,” kata Mas’ud dalam keterangan tertulis yang dikutip Minggu (7/10/2018).
Sementara di Donggala sudah beroperasi 3 SPBU dari total 4 SPBU yang ada. Di Sigi dari 2 SPBU, 1 sudah beroperasi. 13 SPBU lainnya yang beroperasi tersebar di Parigi Moutong (7 SPBU), Mamuju Tengah (3 SPBU), dan Mamuju Utara (3 SPBU).

Selama masa tanggap darurat, Pertamina juga sudah mengoperasikan 41 SPBU Portable dengan mesin engkol.

“Pertamina juga sudah melayani BBM dengan mobile dispenser atau truk tanki yang memiliki nozzle,” jelasnya.

Pertamina juga mulai Sabtu (6/10) melayani penjualan BBM kemasan 5 liter untuk motor dan Kemasan BBM 10 liter untuk Mobil. Harga jual sama dengan harga di SPBU. (dna/dna)