Sebelum Mmebeli, Pahami Perbedaan Lampu HID, LED dan Halogen

Jakarta: Kemajuan teknologi otomotif seiring perkembangan zaman. Dulu lampu utama/headlights pada dasarnya diciptakan sebagai alat penerangan mobil ketika berkendara di saat gelap. Kini, lampu yang terpasang di bagian depan mobil tersebut punya fungsi lebih dari sekedar alat penerang.

Mengingat perannya yang sangat vital dalam memberikan penerangan, Autovision merasa perlu memberikan edukasi tentang tiga jenis lampu mobil yang saat ini banyak tersedia di pasaran, yakni lampu High Intensity Discharge (HID), Light Emitting Diode (LED) dan Halogen.

Autovision menjelaskan, lampu HID terbuat dari campuran gas dan logam yang memancarkan warna putih terang seperti sinar matahari. Sayangnya, pancaran cahayanya yang sangat terang kerap kali membuat silau pengendara lain, dan ini menjadi salah satu kelemahan lampu HID.

Ciri khas atau keunikan lampu HID jika dibandingkan dengan model lain adalah, ketika pertama kali dinyalakan, cahaya lampu HID tidak langsung terang. Karena untuk memperoleh cahaya terang yang optimal, HID membutuhkan waktu sekitar 10-15 detik setelah lampu dihidupkan. 

Lain lagi dengan jenis lampu LED, yang sistem kerjanya menggunakan perangkat elektronik chip semi konduktor dengan hambatan, serta dioda untuk menghasilkan cahaya. Kelebihan LED adalah, pancaran cahayanya tidak menghasilkan panas seperti lampu halogen, sehingga lebih hemat energi, lebih awet dan punya model yang bervariasi.

Yang terkahir adalah lampu halogen, yang menggunakan bola lampu dengan material filamen yang berbeda, serta diisi dengan gas untuk meningkatkan pencahayaan dan umur pakai. 

Lampu halogen standar yang digunakan pada mobil umumnya menggunakan daya 55 watt dengan warna cahaya kuning. Intensitas cahayanya yang cukup kuat membuat pancaran lampu halogen mampu menembus kabut, dan banyak difungsikan menjadi lampu kabut/foglamps. 

Cahaya yang dipancarkannya menimbulkan panas sehingga rumah lampu juga sering cepat buram, lebih boros menyedot listrik di aki disebut sebagai kekurangan lampu jenis ini.

“Kami sengaja melakukan komparasi antara HID, LED dan Halogen supaya masyarakat pengguna mobil bisa mendapatkan rujukan ketika akan mengganti lampu mobil sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya. Tentu ketiganya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing,” papar General Manager SPN, Andre Chrispian di Jakarta, beberapa waktu lalu.

(UDA)