Setuju Ikut Reunian, Pongki Barata Ajukan 4 Syarat Ini pada Jikustik

JawaPos.com – Band 90-an Jikustik akan menggelar konser reunian yang akan menampilkan formasi awal dari Jikustik, yakni Pongki (vokal dan Gitar), Icha (bass dan vokal), Dadi (Gitar), Adhit (keyboard) dan Carlo (Drum).

Namun, rupanya tak mudah mengumpulkan mantan personel Jikustik kembali dalam satu paggung. Pihak promotor setidaknya harus memenuhi empat syarat agar mantan vokalis dan gitaris Jikustik, Pongki Barata bersedia manggung kembali bersama Jikustik.

Pertama, Pongki mengaku mengajukan syarat konser tersebut tidak menggunakan kata reuni. Sebab, dia merasa tidak nyaman dengan kata tersebut.

[Official Video] Jikustik – Setia (YouTube/Jikustik)

“Ada lima orang berteman, berpisah, dan ketemu manggung lagi apa katanya itu Itu susah ketemunya, akhirnya dipakailah kata reunian. Reunian di Jogjakarta, kata-kata yang kita pakai,” kata Pongki saat jumpa pers, Selasa (12/2).

Kedua, Pongki meminta agar saat konser tidak satu ruangan dengan rekan-rekan yang lain. Sebab, dia tidak merokok. Ketiga, dia juga meminta untuk fasilitas setiap personil saat konser berlangsung diberikan untuk masing-masing karena dia sudah bukan bagian dari Jikustik.

“Terus fasilitas masing-masing karena saya tidak di band lagi kan. Jadi, Icha juga tidak di Jikustik. Jadi, Jikustik ruangan sendiri, Pongki sendiri, Icha sendiri,” ujar Pongki.

Terakhir, Pongki juga meminta vokalis Jikustik saat ini tidak dilibatkan atau ikut tampil di atas panggung. Sebab, konser ini konsepnya reunian.

“Sama saya sendiri tidak berharap vokalis yang sekarang di panggung karena konsep reunian. Saya nggak ada masalah sama Brian. Dia dan Jikustik menunjukan bahwa mereka bisa jalan sendiri. Saya nggak ada masalah, cuma kalau konsep reuni ini berarti Brian nggak ada gitu,” pungkas Pongki.

Diketahui, konser Jikustik Reunian akan dihelat di Jogjakarta, pada 29 Maret 2019. Tiket sudah bisa dibeli pada 18 Februari melalui online. Dengan harga, Festival Rp 150 ribu, Gold Rp 250 ribu, Platinum Rp 350 ribu dan Diamond Rp 600 ribu.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Aginta Kerina Barus