Si Doel The Movie 2 Lanjutkan Kisah Cinta Segi Tiga

JawaPos.com – Si Doel kembali menyapa penggemarnya pada Idul Fitri tahun ini. Dalam Si Doel The Movie 2, Doel (Rano Karno) masih dibuat galau dan bingung dengan kisah cinta segi tiga antara dirinya, Sarah (Cornelia Agatha), dan Zaenab (Maudy Koesnaedi). Kali ini, Sarah dan Zainab mendapat sorotan lebih.

TONTONAN legendaris yang juga disutradarai Rano Karno ini merupakan direct sequel dari film pertama yang tayang tahun lalu. Dikisahkan, Doel dan Mandra (H. Mandra) kembali dari Belanda. Di sana Doel sempat bertemu Sarah, istri yang meninggalkannya belasan tahun lalu. Doel juga bertemu dengan anaknya, Dul (Rey Bong). Sebelum berpisah, Sarah meminta Doel menceraikannya.

Pertemuan Doel dengan Sarah diketahui Zaenab, istri siri Doel. Kegalauan merambati hati Zaenab. Bagaimana nasibnya jika Doel kembali ke pelukan Sarah? Apalagi, selama ini Zaenab-lah yang setia merawat Mak Nyak (Aminah Cendrakasih), ibu Doel yang buta dan lumpuh. Duh, Zaenab makin galau ketika tahu Sarah juga berencana ke Indonesia.

Film kedua itu memiliki unsur emosi yang lebih besar. Pada film pertama, penonton menyaksikan reuni Doel dan Sarah. Nah, kali ini penonton akan mengetahui efek domino dari reuni tersebut. Mulai Doel yang makin bingung, Zaenab yang galau, hingga Dul yang ingin kembali ke pelukan ayahnya.

Menurut Rano, film kedua berfokus pada Sarah dan Zaenab. Mereka adalah penggerak cerita Si Doel The Movie 2. Dua perempuan spesial bagi Doel itu menunjukkan gejolak emosi selama film berlangsung. Penonton akan dibuat terharu, gemas, sekaligus iba dengan pergulatan batin dua tokoh tersebut. BELUM FINAL: Konflik batin Sarah (Cornelia Agatha), Doel, dan Zaenab di Si Doel The Movie 2 terus berlanjut. (Falcon Pictures For Jawa Pos)

Tantangan Cornelia adalah menghidupkan karakter Sarah, perannya 20 tahun lalu di sinetron Si Doel Anak Sekolahan. ”Untung, karena dulu bener-bener mendalami, saya merasa sudah memiliki karakter Sarah,” ujar Lia, sapaannya.

Dia menambahkan, Si Doel The Movie 2 akan menunjukkan sisi Sarah yang lebih dewasa. “Kalau dulu kan Sarah lebih keras kepala dan childish,” katanya.

Sementara itu, Maudy berhasil menghidupkan sosok perempuan Betawi yang menunggu Doel membalas cintanya. Dia harus menghadapi kenyataan bahwa suami sirinya bertemu istri sah. Siapa sih yang tidak ikut emosi dan cemburu. Ya kan?

Di film tersebut, Zaenab hampir tak bisa menahan sakit hatinya di balik sosoknya yang lugu dan lembut. ”Apalagi, ada adegan yang saya harus nahan emosi sampai ada urat di sekitar kepala,” seloroh Maudy. Tak ayal, beberapa scene Zaenab sangat menyentuh emosi penonton.

Meski film itu dipenuhi drama emosional, penonton masih terhibur oleh celetukan dan candaan khas Betawi. Mandra dan Atun berhasil menghidupkan suasana.

Seperti sebelumnya, ending dibuat menggantung. Sarah-Zaenab masih punya hal yang harus diselesaikan dengan Doel. “Film kedua ini belum puncak. Nanti di film ketiga semua akan selesai,” ucap Rano.