Tampil Beda, Synchronize Festival 2019 akan Ajak Aksi Peduli Lingkungan

JawaPos.com – Tak ingin menjadi festival musik seperti kebanyakan, Synchronize Festival 2019 hadir dengan konsep yang berbeda. Pada tahun keempat ini, Synchronize ingin menjadi sebuah gerakan yang mengajak penikmat musik yang hadir melakukan aksi nyata peduli lingkungan.

“Kami memiliki tema khusus, ‘Memanusiakan alam, mengalamikan manusia’. Ini menjadi ajakan bersama dalam menjaga keseimbangan sebagai bentuk respon dari it’s not just a festival, it’s a movement,” kata David Karto selaku Festival Director saat jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (24/4).

Demi mewujudkannya, panita bekerjasama dengan Ruang Usaha Kreatif (RUX) dan Greeners.co. Nantinya, akan ada 4 aksi nyata yang akan diterapkan selama festival berlangsung, pada 4, 5, dan 6 Oktober 2019.

Pertama, internal change behavior dengan mengurangi penggunakan kemasan sekali pakai untuk makanan dan minuman seluruh panitia. Gantinya, panitia diminta membawa tumbler sendiri dan disediakan tempat pengisian air.

Kedua, manajemen sampah. Nantinya, akan disediakan wadah sampah terpilah di area festival. Oleh karenanya, diharapkan pengunjung juga bisa memilah sampah sebelum dibuang.

Ketiga, mengajak semua pengunjung membawa botol minum sendiri guna mengurangi sampah. Terakhir, menghimbau pengunjung untuk menggunakan transportasi umum.

“Ini tahun pertama Synchronize Festival lakukan ini. Walau keinginan sudah ada dari penyelenggaraan tahun pertama,” ungkap David.

Oleh karenanya, ia berharap semua pengunjung Synchronize Festival 2019 nantinya dapat berpartisipasi dalam gerakan peduli lingkungan ini.

Editor : Novianti Setuningsih