Untuk Dikenang, Lagu-lagu Seventeen Sepanjang Masa

JawaPos.com – Seventeen merupakan grup band yang dibentuk pada 1999 di Jogjakarta. Grup ini digawangi oleh Riefian ‘Ifan’ Fajarsyah (vokal), Herman Sikumbang (Gitar), Windu Andi Darmawan (Drum), dan M Awal ‘Bani’ Purbani (Bass). Formasi tersebut bukan formasi awal. Tetapi, formasi terakhir Seveteen.

Formasi pertama Seventeen terdiri atas Yudhi Rus Harjanto, Herman Sikumbang, Zulianto ‘Zozo’ Angga, dan Windu Andi Darmawan, keempatnya mengenyam pendidikan di sekolah menengah atas (SMA) yang sama di Jogjakarta. Seventeen kemudian menelurkan album perdananya bertajuk Bintang Terpilih pada 17 Juli 2003, di bawah label Universal Music Indonesia.

Tapi, tak lama berselang, pihak label Seventeen menutup divisi lokalnya selama dua tahun, hingga menyebabkan Seventeen tak memiliki kontrak label. Namun, usai divisi lokal Universal Music kembali dibuka, Seventeen langsung kembali menandatangani kontrak. Mereka pun langsung merilis album kedua mereka yang bertajuk Sweet Seventeen di tahun 2005 dengan hit andalannya yang cukup sukses yaitu Jika Kau Percaya.

SEVENTEEN – Hal Terindah (Music Video) (YouTube/GP Records)

Namun, pada 2008, 3 orang personel hengkang dari Seventeen yaitu Dodi, Andi, serta Zozo. Hal itu menyebabkan personel yang tersisa kebingungan mencari pengganti posisi yang sangat krusial dalam sebuah band, yaitu vokalis yang sebelumnya diisi oleh Doni. Tapi, setelah melalui proses audisi, Seventeen akhirnya mantap merekrut Ifan sebagai vokalis baru mereka.

Bisa dibilang album ketiga Seventeen merupakan masa-masa emas band ini. Sebab, hampir seluruh lagu dari album tersebut menjadi hit di Indonesia pada waktu itu sekitar tahun 2008-2010. Siapa yang tak tahu lagu Selalu Mengalah, Untuk Mencintaimu, Jalan Terbaik, Cinta Tak Bertuan, dan Lelaki Hebat? Lagu-lagu tersebut kerap diputar di radio ataupun di televisi.

Usai merilis album ketiga, Andi yang sempat hengkang lantaran fokus pada pekerjaan sebagai karyawan bank, kembali bergabung sebagai drummer di Seventeen. Hingga pada 2011, Seventeen merilis album keempat bertajuk Dunia yang Indah. Album itu pun cukup sukses berkat hit yang berhasil meledak di jagat musik tanah air, yaitu Jaga Selalu Hatimu, Menemukanmu, Hal Terindah, dan Tetap Bertahan.

Sementara itu, pada 2013 lantaran perbedaan visi, akhirnya Yudhi memilih hengkang dari Seventeen kala album kelima Seventeen, Sang Juara akan diluncurkan dengan single Sumpah Ku Mencintaimu.

Tak sampai di situ, Seventeen kembali merilis album keenam mereka pada 2016, yang terdiri atas 3 single, yaitu Cinta Jangan Sembunyi, Bukan Main Main, Aku Gila, dan Menunggu Kamu. Album keenam Seventeen pun sukses mendapat plakat platinum dari penjualan album di posisi nomor 4.

Usai kejadian tsunami yang membuat tiga penggawa Seventeen merenggang nyawa, dua lagu terakhir mereka dianggap mampu menggambarkan rasa pilu yang dirasakan Ifan sebagai satu-satunya personel yang selamat.

Lagu tersebut adalah Kemarin yang diciptakan oleh almarhum Herman Sikumbang tahun 2016. Lagu yang menceritakan kepedihan saat tiba-tiba ditinggalkan seseorang yang dikasihi ini sesungguhnya diciptakan untuk mengenang almarhum Gus Dur.

Kini, lagu tersebut akan menjadi kenangan buat Ifan saat merindukan rekan-rekannya di Seventeen dan juga sang istri tercinta, Dylan Sahara, yang lebih dahulu dipanggil sang Pencipta.

Satu lagi lagu yang memiliki pesan yang teramat dalam untuk Ifan adalah singel terbaru Seventeen, Jangan Dulu Pergi. Lagu yang dirilis Maret 2018 itu sesungguhnya adalah single pembuka untuk album ketujuh Seventeen.

Bercerita tentang kerinduan seseorang yang belum ingin ditinggal oleh orang tercinta, tampaknya Ifan tak menyangka bahwa Jangan Dulu Pergi menjadi lagu terakhirnya bersama Herman, Bani, dan Andi.

Editor      : Novianti Setuningsih
Reporter : (ce1/yln/JPC)